Pranayama dan Pernapasan Yoga — guided breathing exercises and breathwork protocols on BreathMAX
Untuk Anda

Untuk Anda

Pranayama dan Pernapasan Yoga

Rasio 1:4:2 klasik, pernapasan lubang hidung bergantian, napas tiga bagian — perpustakaan pranayama inti, terpandu.

Latar belakang

Pranayama adalah pilar keempat dari delapan anggota yoga menurut Patanjali — sama pentingnya dengan asana tetapi jauh lebih jarang diajarkan di studio yoga modern. BreathMAX membawa pengajaran pranayama klasik ke format modern yang terpandu, memungkinkan praktisi yoga dari semua level untuk mengintegrasikan teknik pernapasan autentik ke dalam latihan harian mereka tanpa harus menghafal proporsi yang rumit.

Protokol yang direkomendasikan

Urutan pranayama yang disarankan: Mulai dengan Napas Tiga Tahap (Dirga, 6 putaran) untuk membuka kapasitas paru. Lanjutkan ke Nadi Shodhana (6 putaran per sisi) untuk menyeimbangkan sistem saraf. Akhiri dengan Yoga Pranayama 1:4:2 (4 putaran) untuk pendalaman. Seluruh urutan berlangsung sekitar dua belas menit.

Cara memakai BreathMAX

Di BreathMAX, ketiga preset ini dapat disimpan dalam urutan dan dimulai secara beruntun menggunakan fitur antrian sesi. Gunakan musik Zen atau Aurora sebagai latar belakang konsisten untuk sesi pranayama Anda.

Pertanyaan yang sering diajukan

Haruskah pranayama dilakukan sebelum atau sesudah asana?
Tradisi yoga Ashtanga menempatkan pranayama setelah asana dan sebelum meditasi. Praktisi Iyengar sering melakukan pranayama secara terpisah. Secara fisiologis, pranayama sebelum asana mempersiapkan sistem pernapasan, sementara pranayama setelah asana lebih kondusif untuk kondisi meditatif. Coba keduanya dan temukan yang paling cocok untuk Anda.
Apakah BreathMAX cocok untuk kelas yoga?
Ya. Banyak instruktur yoga menggunakan BreathMAX sebagai panduan pranayama selama kelas, memproyeksikan visualizer lingkaran di layar besar. Kode pola memungkinkan instruktur membagikan protokol khusus mereka kepada seluruh kelas dengan mudah.